Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Pejabat Israel yang tak mau diungkap identitasnya, Selasa (30/11/2021) malam dalam wawancara dengan Kanal 12 TV Israel mengatakan, teror Mohsen Fakhrizadeh tahun lalu diharapkan bisa menghentikan program nuklir Iran seperti keinginan Israel.
"Teror Fakhrizadeh tidak seperti yang diharapkan, gagal menghentikan kemajuan program nuklir Iran. Kondisi saat ini adalah kondisi paling maju yang pernah dicapai dalam program nuklir Iran," imbuhnya.
Menurutnya, upaya besar dilakukan Israel baik secara terbuka maupun tertutup untuk mendorong kekuatan-kekuatan dunia ke arah sebuah kesepakatan yang ditingkatkan dalam menyusun program serangan besar dan penting.
Syahid Mohsen Fakhrizadeh, salah satu ilmuwan nuklir Iran gugur diteror anasir Israel pada 27 November 2020 di wilayah Absard, Damavand, Tehran. (HS)
342/